10 Daftar Persiapan Pernikahan Yang Wajib Kamu Persiapkan

Spread the love
Persiapan Pernikahan
Persiapan Pernikahan

Pernikahan adalah sebuah momen yang sakral bagi seseorang yang telah siap untuk berpasangan dalam mengarungi kehidupannya.

Bahkan karena kesakralannya, pernikahan dalam agama islam dikatakan sebagai penyempurna separuh dari agama.

Artinya, orang yang beragama islam yang sudah menikah berarti telah menyempurnakan separuh agamanya.

Pernikahan juga merupakan salah satu momen yang tidak akan pernah dilupakan selama seumur hidup bagi siapapun yang telah mengalaminya.

Oleh karena itu, peristiwa spesial yang bahkan mungkin hanya terjadi satu kali dalam seumur hidup ini juga dibuat sedemikian rupa oleh pasangan beserta keluarga yang akan melangsungkan acara pernikahan tersebut.

Sedemikian sehingga berbagai cara persiapan pernikahan juga terkait kebutuhan-kebutuhan yang harus sebelum dan ketika hari H, harus dipersiapkan secara matang dan juga tersusun rapi.

Daftar Persiapan Pernikahan Yang Wajib Kamu Siapkan Sebelum Hari H Pernikahan

Untuk lebih rincinya lagi atau lebih jelasnya, berikut beberapa daftar isi persiapan untuk acara pernikahan yang seharusnya disiapkan sebagaimana dilansir oleh Poetrafoto Photography selaku dari Fotografer Wedding dalam panduannya yang berjudul “WEDDING PLANNING CHECKLIST + TIMELINE” antara lain yaitu :

1. 6-12 Bulan Sebelum Hari-H

* Tetapkan hari dan juga tanggal dalam acara pernikahan. Dalam hal penentuan hari dan juga tanggal ini biasanya ditentukan sesuai kebudayaan keluarga pengantin.

* Tentukan anggaran dalam pernikahan dan juga gaya atau model pernikahan yang akan diinginkan.

* Buat daftar wedding organizer atau biasa disebut (WO) apabila memang bermaksud menggunakan jasa dari mereka.

* Buat daftar fotografer dan juga videografer dalam pernikahan bila diperlukan atau bermaksud menyewa jasa mereka. Karena tak jarang juga dalam pernikahan yang memang menggunakan orang sendiri dalam hal foto-foto dan juga video-video dalam acara pernikahan.

* Tentukan jumlah tamu yang akan anda undang nantinya dalam acara pernikahan.

* Pesan tempat, lokasi maupun gedung apabila prosesi pernikahan dengan maksud dilakukan diluar rumah.

* Mencari kendaraan mobil untuk pengantin yang khusus apabila memang diperlukan. Namun kebanyakan memang lebih banyak memilih menggunakan mobil sendiri atau menyewa mobil teman.

* Buat daftar tamu-tamu apabila terdapat tamu yang khusus dan memiliki jam khusus dalam kedatangannya.

* Tentukan pengiring pengantin dari pria dan juga wanitanya beserta pengiring yang lainnya apabila memang diperlukan.

* Temukan desain ataupun tempat-tempat yang khusus baju pengantin untuk memilih dan juga memesan baju yang akan dikenakan pada acara pernikahan.

* Pilih pesan jasa catering untuk jasa penyediaan konsumsi dari para undangan, kecuali memang berniat untuk memasak sendiri atau dengan bantuan para kerabat.

* Putuskan tujuan honeymoon, dan juga lakukan pemesanan tiket, atau akomodasi lainnya. Tentu apabila memang pengantin bermaksud dengan melakukan honeymoon ke tempat yang khusus.

* Cari dan pesan souvenir khusus bagi para tamu undangan pernikahan bila diinginkan.

2. 4-5 Bulan Sebelum Hari-H

* Selesaikan daftar tamu apabila memang masih ada daftar undangan yang tertinggal ataupun yang terlupakan.

* Hubungi penghulu atau petugas KUA (islam), PENDETA (kristen), dan perangkat berwenang lain bagi agama-agama lainnya.

* Pilih dan desain undangan dengan segera. Jika memang bermaksud membuat desain sendiri, segera mulailah dalam mengerjakan desainnya.

* Jangan lupa tentukan tema dan juga dekorasi yang akan diinginkan. Bahkan apabila memungkinkan sesuaikan warna dekorasi dengan warna baju dari sang pengantin supaya semakin menarik dan juga kelihatan indah.

* Segera tentukan pilihan baju pengantin yang pas dan juga cocok dalam acara hari H

* Mulailah membuat kerangka dalam dekorasi pernikahan atau tempat acara pernikahan.

* Pastikan deal atau transaksi fiksasi dengan wedding organizer atau (WO) apabila memang sudah memutuskan untuk menggunakan jasa dari mereka.

* Membuat foto prewedding apabila dibutuhkan.

* Pesan kue atau makanan untuk pengantin. Dalam beberapa budaya atau adat dalam pernikahan biasanya ada kue khusus yang akan disediakan untuk ritual sang pengantin. Dalam adat jawa biasanya nasi tumpeng atau semacamnya.

* Pesan cincin kawin untuk pengantin.

* Selesaikan fiksasi souvenir khusus bagi para tamu undangan dalam pernikahan bila memang diinginkan.

3. 2-3 Bulan Sebelum Hari-H

* Ambil formulir pernikahan di badan khusus Negara yang bertugas mengurusi masalah pernikahan. Dan jangan lupa siapkan juga dokumen-dokumen yang akan diperlukan.
* Hal yang terpenting, lakukan cek kesehatan sebelum pernikahan untuk menjamin dan menjaga kesehatan anda.

* Konfirmasi masalah honeymoon apabila memang akan melakukan honeymoon ke tempat-tempat yang khusus. Bahkan apabila bermaksud ke luar negeri dan kemungkinan belum mempunyai paspor, maka segeralah membuatnya.

* Hubungi desainer untuk melakukan pengecekan sekaligus pengepasan ukuran dalam baju pengantin, baik pengantin pria maupun pengantin wanita.

* Selesaikan dengan beres desain undangan apabila memang mendesain undangan sendiri dan segeralah cetak undangan tersebut.

4. 6-8 Minggu Sebelum Hari-H

* Tulis dan juga atur pengiriman dalam undangan.

* Selesaikan menu-menu makanan dan juga minuman apabila memang memakai jasa dari catering.

* Tambahkan menu tambahan seperti contohnya menu penutup khusus bagi para undangan

* Pesan perias untuk pengantin untuk hari H pernikahan.

* Lakukan tes make up dengan perias, terutama untuk riasan pengantin pada wanita.

* Fiksasi untuk hiburan tambahan yang ada ditampilkan ketika acara pernikahan apabila memang diinginkan.

5. 4-5 Minggu Sebelum Hari-H

* kirimkan undangan atau sebarkan undangan.

* Ambil pesanan cincin kawin untuk acara pernikahan yang akan datang. Pastikan desainnya juga harus benar, seperti contohnya yang bertuliskan inisial nama.

* Ambil souvenir khusus bagi para undangan pernikahan apabila anda sudah memesannya.

* Pesan traveller cheque atau mata uang asing apabila memang bermaksud melakukan honeymoon ke luar negeri.

6. 2-3 Minggu Sebelum Hari-H

* Susun randon dalam acara pernikahan, gandakan, dan jangan lupa berikan kepada keluarga serta orang-orang yang memang sudah ditugaskan untuk selalu membantu sepenuhnya.

* Konfirmasi ulang dan cek kembali jumlah undangan yang telah disebar.

* Konfirmasi semua pesanan secara detail, seperti catering, WO, dan lain sebagainya.

* lakukan perawatan wajah apabila perlu agar tampak akan lebih bersinar saat hari H pernikahan dimulai.

7. 1 Minggu Sebelum Hari-H

* Mulailah bersantai dan rilekskan pikiran anda, khusus untuk pengantin. Yakinkan diri atau percaya diri bahwa semuanya akan beres dan dapat berjalan dengan lancar.

* Berkemas untuk honeymoon apabila memang ada maksud melakukan honeymoon ke luar kota, ataupun ke luar negeri.

* Konfirmasi ulang secara detail semua pesanan.

8. Mendiskusikan Rencana Pernikahan Dengan Pihak Keluarga

Langkah pertama dalam menyiapkan acara pernikahan tentunya terlebih dahulu mendiskusikannya dengan pihak keluarga, baik dari keluarga kita sendiri maupun dari keluarga pasangan kia.

Dalam mendiskusikan rencana acara pernikahan ini, janganlah malu-malu untuk menceritakannya kepada pihak keluarga, terutama terkait dengan kekurangan yang sekiranya memang dibutuhkan dalam acara pernikahan seperti, makanan, tenda, dan lain sebagainya.

9. Membuat Daftar Anggaran acara Pernikahan

Berbicara tentang budget atau biaya dalam pernikahan, dan jangan lupa susunlah daftar anggaran yang dibutuhkan terkait dengan apa saja yang memang dibutuhkan untuk acara pernikahan tersebut.

10. Menentukan Tempat dan juga Lokasi dalam Pernikahan

Tempat dan juga lokasi pernikahan juga merupakan suatu hal yang sangat penting dipersiapkan untuk acara pernikahan.

Yang mana, dalam hal ini terdiri dari dua pilihan, yaitu indoor ataupun outdoor, yang biasanya dilakukan dengan cara menyewa tempat-tempat khusus seperti gedung hotel dan semacamnya.

Ataupun bisa juga untuk menghemat biaya biasanya dilakukan di rumah kedua mempelai pengantin baru.